Putih-Biru

| Tuesday, March 1, 2016
Malam guys, apa kabar? semoga kalian selalu dalam lindungan dan rahmat-Nya. Hari ini gue mau post aktivitas gue yang semoga bisa kalian ambil pelajarannya dan perlu kalian tahu, bahwa apa yang gue tulis ini berdasarkan kisah yang pernah gue alami sebelumnya. Okey, tanpa panjang waktu langsung cekidott.....

My Familiy

Waktu itu umur gue bisa dikatakan masih sangat belia dan status gue kala itu seorang pelajar kelas VII SMP Negeri di salah satu daerah tempat tinggal gue. Tepatnya hari itu hari Jumat dan setiap hari jumat diadakannya Ekstrakulikuler pramuka, paskibra dan pmr. Gue sangat menyukai eskul pramuka dari SD, maklum gue mantan Danton (Pemimpin) regu putri di tingkat penggalang. Seusai sholat jumat, karena gue pulang sekolah pukul 11.00 dan berangkat lagi habis jumatan. Tepatnya dua temen gue nyamperin dan ngajak berangkat bareng ditemani dua sepeda, kala itu karena gue ga punya sepeda gue terpaksa ikut bonceng di salah satu temen gue. Kalo ga salah gue di bonceng Linda yang sepedanya ga ada temapt duduknya dan itu gue bonceng berdiri. Sebelum berangkat gue pamit ke ibu dan kala itu ibu nglarang gue buat pergi eskul, dimana itu gue udah rapih dan tinggal berangkatnya aja. Ibu bilang gini "Nak, jangan pergi eskul. Kamu jaga warang yah, ibu ngantuk banget" Dengan sifat egois gue, gue bantah ibu dan malah marah-marahin beliau :'( *Jahatttt. Ditengah perjalanan, *itu gue masih inget banget yah. Gue di bonceng dengan tangan lepas ga pegangan. *gaya anak ABG gitulah :v Lalu beberapa meter lagi untuk sampai ke gerbang sekolah, gue ga ngerasain apapun. Alam bawah sadar gue seperti tidak bersama dengan raganya. Gue lostt, hilang, lupa dan ntah sadar-sadar gue udah terbaring di ranjang rumah sakit dan kala itu gue laper dan minta makan ke ibu yang tepat disamping gue. Gue bingung, badan, kepala gue sakit. Ada yang aneh dari tubuh gue dan ternyata titik pusat sakit itu ada di bagian kepala kiri gue dan itu tepat di bagian telinga. Gue ga tau kenapa, sakitnya minta ampun.. :'( dan selang beberapa hari gue denger-denger dari percakapan ortu, ternyata telinga gue sodek dan itu akibatk tertabrak sepeda motor ketika hendak pergi eskul. Ya Robbi, betapa bodohnya aku ini, mendengar hal itu dan baru menyadari bahwa kecelakaan itu berawal dari perkataan ibu yang sebelumnya sudah memiliki firasat kepada anaknya. Robb, betapa tidak bersyukurnya aku ini dan betapa nakalnya aku sering membantah perkataan orangtua.

1 komentar:

  1. sama seperti hal yang pernah kualami hahahah
    http://13alchemist.blogspot.co.id/2016/03/sesuatu-hal-yang-tidak-pernah-terduga.html

    ReplyDelete

Next
▲Top▲